Logam Berat: Pengertian, Jenis, dan Manfaat

Apa itu logam berat? Sebutan logam diberikan kepada zat-zat yang mampu menghantarkan energi listrik maupun energi panas dengan baik. Zat-zat ini memiliki ikatan logam yang sifatnya sangat kuat sehingga memungkinkan untuk ditempa maupun diregangkan tanpa mengalami retak atau pecah.

Selain itu, logam juga umumnya memiliki permukaan yang mengilap. Dari kelompok logam, dikenal kategori logam dengan sebutan logam berat.

Logam berat adalah logam yang sifat-sifat dasarnya sama seperti logam lainnya. Namun, logam berat memiliki berat jenis 5,0 atau lebih di mana logam-logam ini memiliki nomor atom antara 21 dan 92 pada sistem periodik unsur.

Di lapangan, logam berat identik dengan sifatnya yang beracun sehingga penggunaannya pun tidak boleh sembarangan.

Logam berat adalah logam yang secara alami terdapat di lapisan kerak bumi. Zat ini kemudian terangkat ke permukaan melalui kegiatan penambangan. Di alam, logam berat dapat ditemukan dalam bentuk logam bebas atau sebagai logam organik maupun anorganik.

Jenis Logam Berat dan Manfaatnya

pengertian logam berat

Logam berat dikategorikan menjadi dua jenis, yaitu logam berat esensial dan logam berat non esensial yang dalam proses pengelompokannya didasarkan pada fungsi atau manfaat dari logam-logam yang bersangkutan.

A. Logam berat esensial

Logam berat esensial merupakan logam berat yang keberadaannya sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup.

Unsur logam berat dengan kategori ini tidak dapat dikonsumsi secara langsung oleh hewan maupun manusia. Artinya, manusia dan hewan mengonsumsi unsur ini melalui perantara, yaitu tumbuhan.

Namun, meski keberadaan unsur logam berat esensial ini sangat penting bagi kelangsungan hidup makhluk di muka bumi, unsur logam berat esensial ini hanya diperlukan dalam jumlah yang kecil.

Menurut sumber informasi dari situs gopena.net, apabila dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan, zat tersebut justru akan menjadi racun di dalam tubuh. Beberapa logam berat yang termasuk dalam kategori ini antara lain Fe, Cu, Zn, Co, Mn, dan Se.

B. Logam berat non esensial

Logam berat non esensial adalah kategori logam berat yang termasuk logam beracun atau toxic metal yang dapat merugikan kesehatan manusia atau hewan.

Di alam, logam berat jenis ini tidak berubah menjadi bentuk lain, sementara di dalam tubuh, manfaat atau fungsi logam ini masih belum diketahui. Logam berat dari kategori ini antara lain As, Pb, Sn, Hg, Cd, dan Cr(VI).

Meski logam berat dapat memberikan kerugian pada tubuh, zat ini memiliki banyak manfaat terutama dalam bidang industri. Beberapa manfaat penting logam berat adalah sebagai berikut:

  • Pada bidang industri, material ini sering digunakan sebagai bahan utama untuk membuat solder, pengeras, baterai, hingga digunakan sebagai ekstraksi untuk logam mulia.
  • Dalam industri kimia, logam berat memiliki fungsi dan manfaat yang tiak kalah penting, yaitu sebagai bahan antara pembuatan pigmen dan penstabil plastik. Logam berat juga digunakan sebagai bahan pembuatan cat, fungisida, keramik, gelas, dan kertas dinding.
  • Dalam industri pertanian, logam berat merupakan salah satu bahan yang menjadi bagian penting dalam formula pestisida, seperti insektisida, herbisida, dan rodentisia.
  • Logam berat juga memiliki peran penting di bidang energi di mana unsur timbal (Pb) dalam bentuk tetra ethyl lead (TEL) atau timbal tetra etil digunakan sebagai bahan aditif dalam bahan bakar bensin. Fungsinya adalah untuk meningkatkan daya pelumasan dan efisiensi pembakaran.
  • Merupakan bagian penting dari sistem enzim agar enzim dapat bekerja.