Mengenal Seni Rupa Terapan Dan Fungsinya

Setiap peradaban tentu menghasilkan sebuah karya yang mungkin diciptakan untuk kegunaan tertentu seperti yang dikenal dengan Seni Rupa Terapan. Nilai estetika dalam setiap karya seni mampu membuat siapapun yang melihatnya akan merasa terpuaskan hingga terkagum- kagum.

Pengertian Seni Rupa Terapan Secara Mendalam

Karya Seni atau sebuah kesenian diciptakan untuk memperindah sebuah alat atau benda yang sering dipakai sehari- hari. Tentunya seni rupa ini diperuntukkan agar pemakai sebuah benda tersebut tidak merasa bosan.

Seni Rupa Terapan

Pada zaman dahulu, benda yang dibuat oleh manusia cenderung polos dan hanya ditujukan untuk kegunaan secara fungsinya saja. Contohnya membuat piring, maka piring tersebut dibuat secara simpel.

Hadirnya nilai estetika yang terbiasa maka melahirkan nilai kebudayaan. Sehingga yang asalnya piring tersebut terlihat polos, perlahan mampu berubah indah dengan menambahkan ornamen seperti cat dan lukisan ke dalam piring. Hal itulah yang dinamakan seni terapan.

Faktor Berkembangnya Seni Terapan

Karya seni terapan ini sangat aplikatif dan tidak ada batas objek tertentu. Secara logika manusia memiliki akal yang terus berkembang seiring kemudahan teknologi. Oleh karena itu banyak faktor yang menjadikan seni terapan ini populer.

Faktor tersebut di antaranya yaitu:

1. Perdagangan

Zaman dahulu sebelum ditemukannya mata uang, maka transaksi yang lumrah dilakukan adalah melakukan pertukaran barang. Meskipun yang paling dominan adalah pertukaran barang pokok seperti pangan, tidak jarang pertukaran berkembang untuk kalangan tertentu.

Sebuah karya seni rupa yang mahal adalah karya seni yang selalu diinginkan oleh sebagian orang. Maka lahirlah para seniman- seniman yang hadir untuk memenuhi hasrat para konsumen.

Barang- barang yang monoton mampu diubah dengan polesan karya seni yang aplikatif dan sangat menawan.

Karya seni terapan ini tentu akan dominan pada peralatan sandang yang dibutuhkan publik.

Oleh karena itu lahirlah karya seni dengan balutan harga yang beragam. Sehingga karya seni tersebut lahir di setiap negara dengan ciri khasnya masing- masing untuk diperjual belikan.

2. Ciri Khas

Karya seni terapan lahir atas permintaan individu yang berubah menjadi sebuah kelompok hingga menjadi sebuah kelompok besar atau negara. Zaman dahulu sarat akan ciri khas yang tentunya menjadi hal yang mampu membanggakan siapapun penggunanya.

Maka karya seni terapan ini lahir dengan beragam dan beraneka ragam permintaan untuk memenuhi hasrat pemiliknya. Contohnya dengan lahirnya pakaian, atau alat makan yang menjadi ciri khas sebuah daerah atau negara.

Fungsi Seni Terapan

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari sudah sangat manusiawi bila setiap individu itu membutuhkan pelampiasan untuk berekspresi. Karena setiap individu terlahir dengan ciri khas akan selera keindahannya masing- masing.

Terdapat individu yang dominan menyukai sebuah benda tertentu yang terinspirasi dari kejadian alam di sekitar. Maka hadirlah beberapa fungsi untuk memenuhi kebutuhan seni.

Fungsi seni terapan ini terbagi dengan beberapa jenisnya, di antaranya yaitu:

· Fungsi Dalam Sudut Pandang Individual

Emosi adalah salah satu unsur yang tidak lepas dari setiap manusia. Sehingga emosi kerap masuk ke dalam pengaruh yang diinginkan oleh manusia. Tidak terkecuali hasrat untuk menciptakan sudut pandang terhadap seni atas setiap kebutuhannya.

Sehingga karya seni mampu mempresentasikan emosi para penggunanya. Contohnya saja bila seorang itu memiliki sifat pendiam maka seni yang dipakai adalah seni yang lebih membuat dirinya itu aman dan nyaman. Seperti penggunaan warna- warna simpel dan tidak mencolok.

· Fungsi Fisik

Fungsi ini lebih mengutamakan kebutuhan secara umum. Contohnya seni terapan banyak memproduksi hal- hal yang simpel seperti perabotan rumah tangga, pakaian bahkan desain warna.

· Fungsi Sosial

Fungsi sosial yang berarti seni terapan akan bermanfaat bagi masyarakat umum. Bagian atau upaya pemerintah untuk memperindah kota dengan tidak menghilangkan fungsi tatanan kota adalah salah satu contoh nyata yang kita rasakan saat ini.

· Fungsi Sebagai Hiburan

Seni terapan adalah sebuah media yang cocok untuk memanjakan imajinasi dan kesenangan. Maka lahirlah seni terapan yang memakai konsep nyata seperti pada film, permainan dan tempat rekreasi khusus.

· Fungsi Dalam Komunikasi Sosial

Seni terapan mampu diimplementasikan dalam sebuah kebutuhan sehari- hari. Contohnya dengan adanya iklan yang menarik secara persuasif. Atau tidak jarang sebagai bentuk ekspresif untuk mengutarakan gagasan dan kritik ke dalam bentuk lukisan dan desain.

· Fungsi Pendidikan

Tonggak dalam pendidikan sangat berfungsi untuk menjaga sebuah budaya. Dalam pendidikan seni dapat dipelajari melalui sistem yang terstruktur. Anak- anak tidak akan langsung hebat dalam karya seni bila tidak diajarkan oleh guru yang handal.

Oleh karena itu selain untuk menjaga budaya, seni terapan mampu memberikan stimulus yang baik agar pendidikan lebih menarik dan diingat oleh para siswa. Apapun jenis pelajarannya maka seni terapan dapat dipadupadankan dengan konsep pendidikan tertentu.

· Fungsi Dalam Keagamaan

Karya seni sejatinya tidak lepas untuk menjadi ciri khas, termasuk nilai estetika dalam sebuah Agama. Contohnya implementasi karya seni terapan ini dapat masuk ke dalam sebuah keindahan typografi layaknya kaligrafi, adapula busana dan tempat Ibadah seperti kubah yang menjadi ciri khas sebuah Masjid.

Seni yang Tidak Akan Pudar

Seiring berkembangnya zaman, karya seni tidak akan pernah hilang. Peradaban memaksa seni untuk berkembang mengikuti zaman dan teknologi. Seni Rupa Terapan lahir untuk memenuhi hasrat diri dan orang lain. Sehingga seni ini akan selalu dibutuhkan untuk melengkapi bagian kehidupan modern di masa kini dan masa mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here