Pengertian Diagram Konteks: Manfaat dan Cara Menggunakannya

Pengertian Diagram Konteks – Setelah sebelumnya kita telah membahas tuntas mengenai Contoh ERD atau yang biasa disebut dengan Entity Relationship Diagram, kali ini kita masih akan membahas seputar diagram, yakni diagram konteks atau yang biasa disebut dengan diagram aliran data level 0.

Pengertian Diagram Konteks

pengertian diagram konteks

Diagram Konteks ternyata merupakan tingkat tertinggi di dalam Diagram Alir Data. Dan diiagram ini juga sudah populer di kalangan Analis Bisnis yang menggunakannya untuk memahami detail dan batasan sistem yang akan dirancang dalam sebuah proyek.

Diagram konteks terbuat dari gelembung konteks, yang pertama kali digambar di tengah grafik. Biasanya bentuk lingkaran yang mewakili batas konseptual yang membungkus sekelompok proses dan aktivitas yang saling berhubungan dari suatu proyek.

Detail seluk-beluk dari struktur internal suatu sistem disamarkan dalam diagram konteks karena ini merupakan pandangan tingkat tinggi dari sistem. Proses ini disebut penyembunyian informasi.

Diagram konteks menjadi bagian dari dokumen persyaratan dalam sebuah proyek. Tidak seperti diagram proyek lainnya, diagram konteks tidak digunakan oleh para insinyur / teknisi tetapi petugas kepentingan proyek.

Oleh karena itu, harus disusun dalam bahasa yang sederhana dan mudah dipahami untuk memudahkan pemahaman tentang item oleh para pemangku kepentingan saat mereka menganalisisnya.

Kapan Menggunakan Diagram Konteks?

Diagram konteks sangat penting bagi petugas kepentingan proyek, karena diagram ini mengatur dalam pembuatan sistem agar kemudian dijadikan sebagai pertimbangan dalam merancang seluruh rangkaian batasan dan persyaratan sistem. Sangat penting di awal proyek untuk membuat rancangan proyek.

Diagram konteks dapat digunakan untuk mengurangi risiko dalam proyek secara signifikan. Karena diagram ini sangat berguna untuk mitra bisnis dalam sebuah proyek.

Oleh karena itu, meninjau diagram konteks berguna dalam menetapkan anggaran proyek dengan benar.

 Apa Manfaat Diagram Konteks?

penggunaan diagram konteks

Jika sebelumnya Anda belum pernah menggunakan Diagram konteks ini dalam proyek, maka nantinya Anda akan menjadikannya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari proyek Anda setelah mengetahui dengan jelas manfaatnya dari daftar ini.

  • Diagram konteks adalah alat atau system yang dapat digunakan untuk mengumpulkan pendapat di antara desain tersebut sebelum kemudian dilakukan analisis.
  • Diagram konteks cocok untuk mencatat kesalahan dalam rencana bisnis atau proyek. Oleh karena itu, dengan menggunakan diagram ini Anda dapat melakukan koreksi dan penyesuaian yang diperlukan sebelum pelaksanaan proyek dan mengurangi risiko kesalahan dalam proyek Anda.
  • Mudah untuk membuat dokumen atau catatan tertentu pada diagram konteks, dan jika perlu, Anda dapat memperluas ke beberapa tingkatan untuk menampilkan lebih banyak lagi informasi yang baru-baru ini muncul.
  • Tak ada batasan dalam hal bentuk ataupun simbol yang digunakan dalam menggambar pada diagram konteks sistem: Anda bisa menggunakan persegi panjang, oval, ataupun gambar untuk membantu menampilkan suatu gambaran dari sistem yang lebih besar.
  • Diagram konteks juga bisa digunakan untuk membuat kerangka sederhana dan lugas, dari ruang lingkup suatu proyek.
  • Tidak terlalu memerlukan keterampilan atau pengetahuan teknis dalam memahami diagram konteks.

Itu tadi pembahasan mengenai pengertian diagram konteks dan juga manfaatnya, untuk selanjutnya kita akan membahas mengenai activity diagram. Dan baca juga artikel menarik lainnya hanya di Meesenpdx. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

You May Also Like

About the Author: Nose Rania

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *